Uncategorized

Salah Panggil

maaf, lagi rada pengen produktif nulis di sini……

banyak orang tua yang menamai anaknya dengan nama-nama yang umum, tapi juga umum dipakai untuk jenis kelamin tertentu.

Misalnya, nama-nama umum buat anak perempuan itu:
dewi, yani, wulan, wiwin, rina, ratna, retno, dian dan nama-nama perempuan lainnya.

terus, kalo nama-nama yang secara umum buat anak laki-laki itu misalnya:
budi, andi, eko, yudhi, galih, gilang, anto, didi, dan nama-nama laki-laki lainnya.

tidak sedikit teman-teman saya yang perempuan punya nama laki-laki, begitu juga sebaliknya.

pernah, suatu kali, saya sedang ngobrol dengan seorang teman yang lain (cewek), lalu di tengah2 obrolan tersebut, saya ingat kalo saya ada janji dengan gilang (catatan: ini gilang cewek).

“aduh, sori, nih, mi, aku mau ketemuan ama temenku,” potongku waktu itu.

“temen apa temen…?? siapa namanya?” tanya temanku.

“gilang,” jawabku, sambil berkemas. karena perhatianku lebih kepada barang-barang yang tengah kukemas, otomatis, aku tidak memperhatikan bahasa tubuh teman ngobrolku saat itu.

“gilang cakep, ga?” tanyanya lagi.

“cakep,” jawabku kalem, masih nggak ngeh.

“masih jomblo?” tanyanya lagi. kali ini dengan nada lebih bersemangat.

“katanya, sih, iya. kenapa, emang?” aku menatap temanku.

“bilangin salam kenal, ya, buat mas gilang, dari aku, dooooongggg….” matanya bersinar mengiba.

GUBRAK!!!!

untung aja aku ga sama sintingnya dengan mengerjai dia. sayangnya, aku terlalu jujur waktu itu dengan mengatakan padanya, kalo “gilang” itu perempuan. waktu itu tandukku sedang tidak muncul….

terus, barusan, baca email dari milis SMA ku.
ada kakak kelas kami yang namanya Wiwin dan dipanggil Mbak Wiwin oleh adik kelas.
Ternyataaaaa….
beliau adalah seorang lelaki tulen alias mas Wiwin…hahahaha….

Begitu juga dengan teman SMP saya (cewek) yang bernama Budi.

Suatu hari, dia pernah dipanggil kepala sekolahnya waktu SMA, karena dia dilaporkan oleh salah seorang guru karena sudah memanjat pintu gerbang yang sudah digembok pada saat upacara hari senin pagi.

Begitu melihat sosok Budi yang begitu lembut, pak kepsek kebingungan.

“Kamu Budi?”
Budi teman saya itu mengangguk.

“Nama kamu bener-bener Budi?” pak kepsek bertanya dengan nada mendesak.
Budi mengangguk lagi.

“Budi, apa kamu benar-benar sudah manjat pintu gerbang yang sudah digembok sama pak Ihin (= satpam sekolahnya)?”
Budi menggeleng.

“Tapi, kamu Budi dari kelas 2 Fis 1, kan?” pak kepsek nggak sabar.
Budi mengangguk.

“Ada berapa nama Budi di kelas 2 Fis 1 sekarang ini?”

“Cuma satu, Pak. Dan itu saya,” jawab Budi kalem.

“Tapi, saya dapat laporan, katanya pagi tadi, ada anak yang memanjat pintu gerbang sekolah sewaktu upacara dan namanya Budi dari kelas 2 Fis 1.”
Budi melongo. Dia dipanggil untuk suatu kesalahan yang tidak dilakukannya.

Karena tidak mendapat jawaban atau pengakuan yang memuaskan, akhirnya si kepsek memanggil guru yang kasih laporan tersebut.
Si guru tersebut tercengang melihat Budi yang cantik sedang tertunduk.

“Bapak ga salah panggil?” tanya guru tersebut.

“Lha, maksud Ibu, Budi kelas 2 Fis 1, kan?”

“Wah, Bapak… bukan…. Budi yang saya maksud itu Budi kelas 3 Fis 1. Itu, lho, Budi yang sejak dulu terkenal dengan “keajaibannya”. Sekarang dia sudah duduk di kelas 3, Paaakkk…” si ibu guru menepuk dahinya.

“Wah, iya, yaaa… saya sering sekali panggil dia waktu dia kelas dua. Sekarang dia sudah kelas 3, yaaa…. Duh, Budi… Bapak minta maaf, yaaa… Sekarang kamu boleh kembali ke kelas….”

Ngakak, dunks, waktu Budi cerita ke kami semua. Masalahnya, nama Budi itu udah nama yang lebih “cewek” dari nama lengkapnya. (maaf, tidak bisa saya ungkap nama lengkapnya Budi di sini, belum izin ama yang empunya nama).

ya sudah…
buat para calon orangtua….
berhati-hatilah dalam memilih nama buat anakmu.
pilihlah nama yang memang layak buat anak-anakmu, supaya anak-anakmu tidak mengalami hal yang dialami banyak orang yang terlanjur punya nama umum yang sudah terlanjur dimiliki salah satu gender.

Advertisements

2 thoughts on “Salah Panggil

  1. brounie said: kalo mbak engga pernah salah panggil jadi peno kan?…zizizizizi..*juz kidding lo mbak*..

    kikikiki…alhamdulillaah, nggak… hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s