Uncategorized

“Untung Aja! Dikiraiiinnnn….”

Setting: ruang kelas sebuah TK, dengan suara riuh rendah anak-anak yang lari-lari sambil teriak-teriak

Bu Guru:
“Hari ini kita tukeran kado, kaaan??? Semuanya sudah siap, beluuummm???”

Anak-anak:
“Sudaaaaaaaaah!!!!!!!!!”

Bu Guru:
“Semua sudah bawa kado masing-masing?”

Anak-anak:
“Bawaaaaaaaa!!!!”

Bu Guru: <sambil nunjuk ke sebuah keranjang besar di sampingnya>
“Oke, deh, kalo gitu… sekarang, kumpulin, ya, kadonya di keranjang di depan kalian! Supaya nggak bikin bingung, ibu sudah siapkan keranjang di masing-masing barisan. Jadi, barisan kiri, kumpulin kadonya di keranjang yang ada di depan barisan kiri, yaaa…”

Anak-anak lalu mengumpulkan masing-masing kadonya di keranjang besar yang telah ditunjuk bu guru.

Setelah semua terkumpul sesuai petunjuk, bu guru menukar keranjang besar di barisan kiri ke barisan kanan, begitu juga sebaliknya.

Bu Guru: <sambil menaruh sejumlah kado di kelompok meja anak-anak>
“Waktunya untuk tukar kado!”

Setelah masing-masing anak mendapatkan kado mereka, jantung mereka berdegup kencang. Nggak sabar pengen tahu apa isi kado yang akan mereka dapatkan. Sebanding nggak dengan kado yang sudah mereka berikan sebelumnya. Termasuk seorang gadis kecil bernama Devi. Ketika ia mengambil kado yang merupakan jatahnya, wajahnya berubah pucat sambil komat kamit dan memejamkan matanya.

Di hadapannya, sebuah kado terbungkus, berbentuk persegi panjang dan jika dipegang atau dipijit lembuuutt sekali.

Setelah semua anak mendapatkan kado masing-masing, bu guru memberi instruksi bahwa kado tersebut boleh dibuka.

Di antara keriuhan suara anak-anak yang buka kado, terdengar celoteh lucu dari Devi kecil yang akhirnya telah membuka kadonya.

“Aaaaahhhh!!! Untung aja!” pekiknya.
Pekikan ini tentu menarik perhatian sang guru.

Bu Guru:
“Ada apa, sayang?”

Little Devi: <dengan gaya bicara yang menunjukkan bahwa dia sangat lega, sambil menempelkan kedua telapak tangannya di masing-masing pipi dengan mata terbelalak>
“Aku tadi deg-degan!!! Dikirain aku dapet pampers ibu-ibu!!!”

gambar ngembat dari sini

Advertisements

10 thoughts on ““Untung Aja! Dikiraiiinnnn….”

  1. abahsaidan said: yang ada juga pampers buat nenek-nenek jompo πŸ™‚

    iya, tapi ukurannya pan badag! dan nggak kayak pembalut! hihi…

  2. estherlita said: lalu dapetnya apa ?kalau bukan pembalut…?hehehehe ada ajah anak2 tuh…

    ternyata, kotak pensil dari busa yang dibungkus kain, Tante…hehehe…

  3. mmlubis said: settingnya bukan di tk armia kan? πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

    hahahaha… bukan.. bukan…tapi… bisa aja lho! kita kan ga pernah tau apa yang bakal tercetus sama anak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s