Racauan

Aku dan CNBLUE

cnblue logo

Terserah saya mau dibilang emak-emak alay apa gimana. Bebaas.. Bebaaas. Tuduhlah saya sebagai emak-emak alay hanya karena saya mencintai CNBLUE. Tuduhlah saya sebagai tante-tante penyuka brondong kasep. Gapapa. Ikhlas saya mah. Mungkin memang itu resiko saya mencintai CNBLUE. Tarimakeun, weh. Hahahah 😀

Jadi gini…

Sejak K-wave merebak, banyak yang menebak bahwa saya akan kena imbasnya. Jadi, dengan seenak jidat, banyak dari kontak saya ngetag postingan MV SuJu, 2PM, 2AM dan lain-lain, dan lain-lain. Saya juga diajak gabung ikut ELF (fans SuJu). Padahal saya cuma dengerin sepintas aja lagu-lagu Super Junior. Oke. Saya suka lagu Bonamana. Tapi udah. Gitu doang. Nggak merasuk ke sanubari. Kalo lagi muncul lagunya, saya dengerin, kadang goyang juga. Tapi ya udah. Gitu aja. Ga niat sampe beli albumnya. Atau mendaftarkan diri jadi ELF secara resmi.

Pun ketika teman baik saya, Rain, mulai jadi VIP (sebutan untuk fans BIGBANG), dan dia mengidolakan TaeYang, saya jadi ikutan naksir TaeYang. Meski rambutnya selalu aduhai (baca: bikin tepok jidat). Saya juga ikut dengerin lagu-lagu BIGBANG. Tapi ya udah gitu aja. Trus buat saya sendiri? Saya belum nemu boyband atau K-band yang tepat untuk telinga saya.

Sampai ada masanya, ketika bulan Maret lalu, saya harus menginap di Santosa Hospital karena typhoid. Otomatis karena cuma bisa berbaring, saya hanya ditemani remote tv dan henpon. Dan noraknya lagi, karena di rumah saya nggak langganan tv kabel, berada di kamar junior suite di Santosa itu bikin saya bener-bener menikmati nonton seharian sampe bosen dan pindah-pindahin channel tv seenak jidat tanpa ada yang protes.

Sebentar…. Menikmati? Bohong sih. Padahal kangen berat sama rumah dan anak-anak. Hahaha. Tapi ya sutralah. Sudah lewat. Jadi anggap aja saya sangat menikmati “liburan” itu.

Balik lagi ke soal jadi pasien yang hanya berteman remote tv dan tv kabel, ketemulah saya sama MV Can’t Stop – CNBLUE di sebuah channel tv Kroya Korea. Saya terpana. Terhipnotis. Nyaris ga napas (errr.. oke, mungkin ini saya lebay, tapi rasanya saya sempat menahan napas cukup lama) selama nonton MV ini. Vokalisnya ini sebetulnya udah saya lihat di K-drama Marry Him if You Dare. Saya suka sama perannya sebagai Park Se Ju di sana. Dan jatuh cinta padanya mulai saat itu. Tapi, saya nggak pernah tahu bahwa ketika dia menyanyi, dia bisa bikin saya henti napas saking terpananya. Oh, my God! I need CPR!

Friday

Lalu, saya buka iTunes Store dan mulai browsing album CNBLUE. Nggak pakai pikir panjang, saya langsung download semua albumnya. Saya juga mulai browsing mengenai mereka. Buat saya, musik merekalah yang pas untuk telinga saya. Genre mereka bukan dance pop gitu, tapi lebih ke rock. Itu sebabnya, kenapa saya langsung jatuh cinta sama lagu-lagu mereka. Baik di album awal sampai album terbaru mereka. Nggak ada celanya di telinga saya. Referensi mereka di antaranya adalah The Rolling Stones.

Dan saya juga mendaftarkan diri jadi member BOICE Indonesia, Indonesian fans CNBLUE. Bahkan pas YongHwa ulang tahun di bulan Juni lalu, saya ikut terlibat dalam bikin proyek ucapan selamat ulang tahun bareng JustJYH. Intinya, saya bersedia terlibat untuk support CNBLUE, terutama YongHwa 😀

Terus, kalo mereka konser, sebagai fans berat pasti mau bela-belain nonton live?

Nah. Ini. Ini. Ini dia. Ini, nih, kendalanya 😀

Pa il nggak pernah kasih izin ke saya untuk nonton konser apapun. Jadi, meski saya nangis sembari kokoseh minta izin buat nonton konser CNBLUE, walau sekali seumur hidup, teuteup nggak akan dikasih. Mau dirayu kayak apa juga, tetep ga boleh. Ga boleh is ga boleh. Tapi kalo kayak beli album atau support dalam bentuk lain sih, beliau masih bolehin (untungnya 😛 )

Jadi, begitulah. Walau saya diledek pakde Iwan, karena saya ngegebet Jung Yong Hwa padahal Kang Min Hyuk sama Lee Jung Hyun jauh lebih kasep, trus Lee Jung Shin jauh lebih manis (emangnya permen?), dilarang dateng ke konser atau fans meeting oleh Pa il, walau saya terlalu sering menahan napas setiap kali menonton video mereka saat konser, cinta saya terhadap CNBLUE dan Jung Yong Hwa tidak akan pernah padam 😛

where they started

Advertisements

2 thoughts on “Aku dan CNBLUE

  1. Hadeuh…

    Tepok jidat juga nih bacanya.
    Nyonya dirumah juga sempat kena virus dari Kroya… eeh Korea ini.
    Untungnya gak lama. Hanya sepanjang 1 seri film Full House. Sampai sekarang OST nya masih dipakai jadi nada dering favorit dan hamya bunyi kalau yayangnya nelepon… ha..ha..

    1. kalo soal film, peni masih ngikutin, opa… hahaha… terutama dorama yang diperanin sama JYH :))

      trus, kalo untuk ringtone di nomer simpati biar fahmi doang yang telpon, pake lagu CNBLUE – Can’t Stop… hihihi…

      see? CNBLUE – Can’t Stop sama Fahmi sama pentingnya 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s