Uncategorized

“Sabtu, dua November dua ribu empat belas, kakak flying fox di Pakuhaji”.

Bisa denger satu kalimat lengkap keluar dari mulutnya ketika dia melihat foto ini tuh, kayak reward yang paling ditunggu-tunggu.

Perlu konsistensi yang kuat untuk bisa ke tahap ini. And still goes on. Anggaplah kami seperti dalam fabel Kelinci dan Kura-kura. Kami berperan sebagai kura-kura, yang yakin suatu saat bakal sampai di garis finish, walau berat, penuh cacian, ujian, dan lain-lain.

Di foto ini, semula ilman nggak tahu mesti ngapain ketika di atas, ketika posisi siap luncur. Saya berjarak sekitar 5-6 meter darinya, tangan pegang kamera, berusaha meneriakkan kata, “pegangan, kak!” yang ajaibnya langsung didengar dan dilakukannya. Lalu meluncurlah. Saya senang karena dia mulai berani dan mau mencoba apa yang bisa dilakukannya.

Buat ibu-ibu lain, ini mungkin perkara sepele. Tapi bagi saya dan ilman, ketika komunikasi ilman dan banyak orang mulai nyambung, saya merasa semakin semangat menyambut masa depan dan yakin, ketika “disinkroni” berangsur-angsur sinkron, sesuatu yang bernama “gifted” akan membuatnya melejit.

Makasih, teman-teman, yang selalu menyemangati, memberi kekuatan, mendengarkan curhatan saya. Kalianlah yang bikin saya yakin sama semua ini

#latepost – with Shidiq

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s