Uncategorized

Sejak kemarin siang, di grup waslap PAS Past, Now and Forever, kami dipersatukan dalam sebuah ketegangan bersama, karena salah satu sahabat kami sedang berjuang menerima takdirnya. Saling mendoakan, menunggu kabar terbaru. Walau saat ini kami tidak saling bertatap muka, persaudaraan yang pernah kami rasakan di lantai 3 Gedung Salman ITB semasa kami masih berstatus mahasiswa dulu, kembali kami rasakan. Seakan-akan kami berkumpul di ruang yang sama, sama-sama mendaraskan doa, al fatihaah, dan semua untaian ayat-ayat al qur’an terkhusus sahabat kami.

Menjelang tengah malam, di saat saya masih larut dalam suasana saling mendoakan itu, muncul notifikasi daily verse dari apps, seperti biasanya.

Ketika saya baca, saya nggak bisa menahan air mata saya untuk tidak tumpah. Saya tahu, bahwa hanya keajaibanlah yang akan membawa sahabat kami ke keadaan sehat. Dan daily verse yang masuk tengah malam tadi seperti pertanda bahwa pagi ini saya harus mengucapkannya, karena beliau telah berpulang pukul 6 waktu Kuala Lumpur tadi. 😭😭😭😭😭

Innalillaahi wa inna ilaihi raji’uun. Selamat jalan, kak Asoka Panji Wisnhu. Semoga khusnul khatimah. Semoga semua kebaikan kakak menjadikan kakak berada di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Terima kasih untuk telah menjadi orang baik bagi kami semua. Semoga kami bisa meneladani semua kebaikan kakak. 😭😭😭😭😭

Giliran kamilah yang menunggu jadwal kepulangan kami… – with Irma Shantinovia, Rowina, Yuli🌸, Bambang, Fahmi, Ira, and zam

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s