Uncategorized

Biasanya ilman shalat Shubuh berjamaah dengan yangkung kalo papanya lagi tugas luar. Tadi kupikir juga begitu karena papanya sedang tugas luar. Nggak diduga, ilman tiba-tiba ambil posisi di sebelahku saat aku hendak shalat Shubuh seraya bilang, “bunda shalat sama kakak”

Oh. Oookay, Boy. Aku lantas memintanya berwudhu sementara kusiapkan sajadah untuk shalat berjamaah.

Biasanya sih, dia suka sambil jalan-jalan kalo lagi shalat berjamaah. Tapi tadi nggak begitu. Cuma tetep sih, cium-cium punggungku sambil nepuk-nepuk bahuku keras-keras mah ada pas aku lagi bacain al fatihah di rakaat pertama.
Selesai baca al fatihah, dia langsung rikues An-Nabaa’. Oke. An Nabaa’ mah alhamdulillaah hafal. Tapi langsung keringet dingin, di rakaat kedua nanti dia minta dibacain apa πŸ˜‚
Soalnya belakangan dia lagi seneng surah Al Hadid dan aku belum hafal sama sekali. Sebab kalo nggak keturutan, dia akan tantrum. Kan repot.
Alhamdulillaah, kelar baca al fatihah di rakaat kedua, rikues ilman adalah Al Mulk. Lumayan lah walau baru hafal tiga ayat pertama yang penting bisa “melaksanakan tantangan” ilman πŸ˜…πŸ˜‚

Mestinya ditantangin ilman tuh jadi termotivasi buat nambah hafalan, sih, yaaaa… πŸ™ˆπŸ™Š

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s