Uncategorized

Sejak mulai nerima kalo punya anak berbeda, selalu berusaha keras menyiapkan diri menghadapi tatapan aneh yang ditujukan pada kami atau tatapan simpati bahkan iba sekalipun. Mulut nyinyir juga insya Allah, meski berat, harus bisa dihadapi.

Tapi saya lupa menyiapkan diri untuk menghadapi tertawaan walau cuma giggling kecil dari sekelompok anak SMA. Jadi pas mendapati sekelompok anak SMA tertawa kecil sambil melirik ilman dan saya, usai mereka shalat berjamaah (ilman ikutan juga shalat bareng mereka) di mushala kompleks tuh rasanya nyessss. Ada rasa sakit yang nggak terduga datang dari mana. Hahahah #selfpukpuk – with Fahmi

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s