Uncategorized

Sejak satu kotak pensil warna saya mulai dibajak ilman, semua majalah Playhouse Disney yang kami timbun sewaktu dia masih bayi, akhirnya disentuh juga. Ngumpulinnya bertahun-tahun, abisnya dalam waktu beberapa hari saja 😝

Nggak ada bagian mewarnai yang tersisa, bahkan sekarang udah mulai duet sama adeknya gunting sana sini. Untungnya nggak merambah ke buku atau majalah lain 😅

Karena kehabisan bahan, dia suka nodong saya atau papanya bahkan yangkungnya untuk doodling sesuai yang dia mau. Dalam satu kertas bisa ada seluruh karakter di satu film yang dia mau, misalnya karakter serial Handy Manny.
Kadang saya diminta doodling judul film atau lagu Michael Buble.

Nah, kemarin itu dia maksa minta saya gambar karakter orang-orang di animasi Thomas and Friends (yang jelas bukan hanya Pak Pengawas Gendut). Karena patokannya gambar 3D, saya ga pede. Setelah lihat hasilnya, terjadi percakapan ini:
Saya: “Forgive me, kakak. Mianheyo. Gomennasai. Gambarnya tidak bagus. Kakak kan tahu Bunda nggak pintar menggambar”

Ilman (memandangi gambar karya saya): “very good! Bagus!”

Saya sempet ngehang sebentar. Dia hanya menghibur saya atau apa? Tapi dia nyuruh saya lanjutin gambar karakter berikutnya… *ga bisa ngomong pas liyat ekspresi mukanya dan denger ucapannya itu*

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s