Uncategorized

[kemaren malem]
Zaidan menghampiri saya, jalannya masih ngesot karena kaki kanannya belum pulih.
Dia menyentuh pipi saya, lalu bilang, “ih, pamas!”
Lalu naik ke bed, menyentuh dahi, leher dan perut saya, “ih, pamas, bun! Dunda satit, ya?”

Kemudian dia menarik pakaian saya di bagian perut lalu ndusel-ndusel di perut saya. Biasanya, kalo saya ngeluh sakit perut, dia akan ndusel-ndusel perut saya, supaya saya cepat sembuh 😁

Kelakuannya comforting banget malam itu, walau kemudian di tengah malam giliran saya yang harus menenangkan dia ketika dia menangis dalam tidur karena lukanya terasa sangat gatal dan dia paham tidak boleh garuk-garuk πŸ˜…

My lil prince 😘 – with Fahmi

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s